tetes-tetes itu tumpah
bak air bah tak terbendung
tanpa mendung bahkan petir
menghujam hati munculkan rasa
hilang, tak berganti
kembali jiwa terasa hampa
terbersit rasa bersalah
akukah
dinding iman benturkanku
kembali pada nyata
namun takkan kuingkari
aku tak berguna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar