tetes-tetes itu tumpah
bak air bah tak terbendung
tanpa mendung bahkan petir
menghujam hati munculkan rasa
hilang, tak berganti
kembali jiwa terasa hampa
terbersit rasa bersalah
akukah
dinding iman benturkanku
kembali pada nyata
namun takkan kuingkari
aku tak berguna
Selasa, 06 Maret 2012
Bintang
Wahai bintang,,
aq merindukanmu,,
masihkah kau disana,,
masihkah kau menatap hampa,,
pada dia yang campakkanmu,,
kau bintang bagiku,,
sinari malamku
dg cahaya mungilmu
dg remang sedih
kan tetap bersinar,,
memang kau bintangku,,
pelita hatiku,,
walau tak ada aq di hidupmu,,
walau tak hidup aq dicritamu,,
namun aku untukmu,,
aq merindukanmu,,
masihkah kau disana,,
masihkah kau menatap hampa,,
pada dia yang campakkanmu,,
kau bintang bagiku,,
sinari malamku
dg cahaya mungilmu
dg remang sedih
kan tetap bersinar,,
memang kau bintangku,,
pelita hatiku,,
walau tak ada aq di hidupmu,,
walau tak hidup aq dicritamu,,
namun aku untukmu,,
tentangmu
rindu itu kamu,, yang bergelayut manja dalam diri
indah itu kamu,, yg warnai hari melebihi pelangi
aku bukan cinta,, yang melihatmu dg nafsu
aku hanyalah sayang,, yang pergi tuk senyummu
gundah ini milikmu,, yg muncul tanpa hadir
dan akhirnya,,,
rasa ini tentangmu,, yg hinggap dalam kalbu
indah itu kamu,, yg warnai hari melebihi pelangi
aku bukan cinta,, yang melihatmu dg nafsu
aku hanyalah sayang,, yang pergi tuk senyummu
gundah ini milikmu,, yg muncul tanpa hadir
dan akhirnya,,,
rasa ini tentangmu,, yg hinggap dalam kalbu
Langganan:
Komentar (Atom)