mereka tertawa di depanku
di depan penjaraku
dalam jeruji realita
aku menatap, dan hanya menatap
tidak aku bukan kalah
aku takkan menyerah
kuserahkan raga ini padamu
kalian para penindas mimpi
namun takkan imaji ini kuberi
kan kubiarkan ia lepas.... terbang
badan rapuh ini boleh kau siksa
tapi pikiranku kan tetap bebas
mengembara, hingga mimpiku sempurna
Published with Blogger-droid v2.0.4